Get the Flash Player to see this player.
 
Wahana Visi Indonesia adalah sebuah yayasan nasional yang bergerak di bidang sosial-kemanusiaan dan merupakan mitra organisasi kemanusiaan global, World Vision. Termotivasi dan terilhami oleh nilai-nilai kekristenan untuk melayani kaum papa dan tertindas, beberapa tokoh nasional memutuskan untuk mendirikan Wahana Visi dengan tujuan berpartisipasi dalam upaya memerangi kemiskinan serta program pemberdayaan, khususnya dalam meningkatkan kualitas kehidupan anak-anak.

Wahana Visi merupakan mitra istimewa dari organisasi World Vision, yang beroperasi di 97 negara dan menopang kehidupan lebih dari 100 juta orang, termasuk 3,4 juta anak-anak yang disantuni. Keputusan akan kemitraan ini didasari oleh nilai-nilai, misi serta visi bersama yang dipegang oleh kedua organisasi untuk melayani anak-anak agar mereka bisa hidup utuh sepenuhnya.

Dengan kemitraan khusus ini, World Vision memberikan hak serta izin bagi Wahana Visi untuk mengadopsi dan memakai identitas (logo, pernyataan identitas, visi dan sebagainya), sistem, program serta karakteristik khusus lainnya dari World Vision. Di Indonesia, tidak ada organisasi lain kecuali Wahana Visi yang diizinkan untuk menggunakan nama, logo serta identitas World Vision lainnya.

Izin untuk menggunakan identitas serta sistem kerja World Vision mengandung prasyarat yang tidak mudah guna memastikan Wahana Visi secara konsisten mengimplementasikan nilai-nilai dan program-program yang memberikan dampak seutuhnya bagi masyarakat tidak mampu, khususnya anak-anak, sesuai dengan hukum Indonesia yang berlaku dan secara serius mengimplementasikan prinsip akuntabilitas yang dijunjung oleh World Vision. Jika suatu hari terjadi kesenjangan, misalnya Wahana Visi tak lagi konsisten dengan visi awal selama perjalanannya, World Vision akan meninjau ulang kerja sama ini dan mungkin menghentikan kemitraan ini.

World Vision memutuskan untuk bermitra dengan Wahana Visi karena World Vision menyadari kompleksitas pekerjaan untuk memerangi kemiskinan yang hanya bisa dilakukan jauh lebih efektif oleh organisasi sosial yang kuat dan independen. Lewat kerja sama lebih dari 10 tahun, Kemitraan Global World Vision menemukan bahwa Wahana Visi memiliki sumber daya manusia yang sangat cakap dan dukungan dari tokoh-tokoh nasional yang memiliki integritas tinggi serta berkapasitas untuk menawarkan pelayanan yang bisa dipertanggungjawabkan dan berkualitas, karena memenuhi standar-standar internasional, kepada masyarakat.

Anggota dewan Wahana Visi yaitu B.Y. Sasmito Dirdjo, mantan Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi; Nafsiah Mboi, aktivis HIV dan AIDS; Utomo Josodirjo, ahli strategi finansial dan bisnis; Kadarmanto Hardjowasito, pemimpin gereja; Frieda Mangunsong, psikolog dan pendidik; Yozua Makes, ahli hukum korporat; Maria Hartiningsih, jurnalis dan advokat hak-hak anak dan wanita; Esther Mariani Ga, teolog dan advokat gender; dan Ruddy Koesnadi, akuntan publik.

Dari interaksi yang terjadi sejauh ini, World Vision menemukan bahwa Wahana Visi memiliki anggota-anggota staf yang sangat berpengalaman dan terlatih dalam program penanganan kemiskinan, pengembangan masyarakat serta penanganan tanggap bencana. Karena itu, sejumlah staf Wahana Visi telah diminta atau direkrut oleh World Vision guna membantu program-program kemanusiaan World Vision di luar negeri, seperti di Kamboja, Laos, Myanmar, Cina, Nepal, Afghanistan, India, Sudan, Australia dan Amerika Serikat.

Sebagai sebuah yayasan nasional, Wahana Visi diharapkan untuk menjadi bagian dari masyarakat sipil Indonesia yang memiliki kemampuan untuk melibatkan masyarakat serta publik di negara ini untuk menjalankan program-program pengembangan masyarakat yang berfokus pada anak dalam skala besar.

Visi

Visi kami untuk setiap anak, hidup utuh sepenuhnya;
Doa kami untuk setiap hati, Tekad untuk mewujudkannya.

Nilai-nilai Dasar

1. Kami Kristen
2. Kami terpanggil melayani yang miskin
3. Kami menghargai martabat manusia
4. Kami penatalayan
5. Kami mitra
6. Kami responsif

Sejarah Kami

Beberapa pemimpin dari organisasi kemanusiaan internasional World Vision di Indonesia memfasilitasi berdirinya Wahana Visi di bulan Maret 1995.

Pada saat itu, lembaga nasional itu dinamakan Yayasan World Vision Indonesia dan dirancang untuk secara bertahap mengambil alih pekerjaan World Vision International di Indonesia. Di akhir tahun 1998, nama tersebut diubah menjadi Yayasan Wahana Visi Indonesia, yang masih kami gunakan hingga hari ini.

Meskipun nama berubah, peranan Wahana Visi tetap sama: mitra utama World Vision dalam mengimplementasikan sebagian besar program pengembangan masyarakat World Vision di seluruh Indonesia. Pada tahun 2010, Wahana Visi melaksanakan sekitar 41 program pengembangan masyarakat jangka panjang dan komprehensif - dinamakan Area Development Program atau ADP - dalam kemitraannya dengan World Vision. Keseluruhan proyek ini - dan beberapa proyek khusus - menerima dukungan dana dari donatur luar negeri dan penyantun-penyantun yang disalurkan lewat World Vision.

Di samping itu, Wahana Visi juga mengimplementasikan enam ADP lewat kampanye penggalangan dana dalam negeri yang dilakukannya sendiri. Keenam ADP tersebut berlokasi di Sambas dan Singkawang di provinsi Kalimantan Barat, Sikka di provinsi Nusa Tenggara Timur, Halmahera Utara di provinsi Maluku Utara, Maro dan Pantai Kasuari di provinsi Papua. Sejumlah 4.365 sponsor dari Indonesia mendukung tugas jangka-panjang yang sedang dilakukan guna memberdayakan masyarakat untuk mengembangkan sumber daya agar dapat mencapai kemandirian.

Mereka mendukung Wahana Visi lewat program santunan anak. Dana yang ada digunakan untuk memfasilitasi program-program pengembangan terpadu yang mencakup pendidikan, pemeliharaan kesehatan dasar, pengembangan sanitasi, pengorganisasian masyarakat, peningkatan pendapatan serta inisiatif penting lainnya untuk membantu mengubah kehidupan masyarakat. Wahana Visi bekerja sama dengan sejumlah besar institusi terkait dalam bidang tersebut, baik kalangan umum maupun swasta, untuk menciptakan sinergi yang kokoh dalam perjuangan memerangi kemiskinan serta memastikan masyarakat beranjak makin dekat pada kepenuhan hidup.


Ketentuan Penggunaan | Sanggahan
Wahana Visi Indonesia adalah organisasi kemanusiaan Kristen yang bekerja untuk membawa perubahan berkelanjutan pada kehidupan anak, keluarga, dan masyarakat yang hidup dalam kemiskinan. Wahana Visi adalah mitra organisasi kemanusiaan World Vision Indonesia dan mengimplementasikan sebagian besar program World Vision. Didasari oleh nilai-nilai Kristiani, Wahana Visi mendedikasikan diri bekerja bersama masyarakat yang paling membutuhkan pendampingan. Wahana Visi melayani semua orang tanpa membedakan latar belakang agama, ras, suku, atau jender.
Terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM No.AHU-AH.01.08-542
Akta No. 27 tanggal 31 Maret 2008
© Wahana Visi Indonesia. All rights reserved.
Tampilan terbaik menggunakan Mozilla Firefox 3.5
Facebook Fan PageFollow UsRSS