Get the Flash Player to see this player.
 
16 Perempuan terpilih jadi Hope Ambassador

Sebagai bentuk penghargaan dan mendorong makin banyak orang terinspirasi untuk berbuat sesuatu bagi anak-anak, Wahana Visi Indonesia bermitra dengan World Vision Indonesia (WVI), memilih 16 perempuan Indonesia sebagai Hope Ambassador.

Emilia Katrina Sitompul, General Manager Wahana Visi Indonesia, mengatakan mereka diharapkan akan memberi inspirasi bagi orang lain, khususnya di lingkungan terdekat untuk memiliki semangat peduli dan berbagi kepada sesama.

"Para perempuan inspiratif tersebut, mempunyai mimpi dan tekad yang sama, agar semakin banyak anak-anak Indonesia memperoleh kesempatan menikmati pendidikan dan kehidupan yang layak," ujarnya hari ini.

Selain itu, katanya, mereka juga menjadi figur yang dihormati, dan dapat menginspirasi orang lain di tengah kesibukan masing-masing. Mereka tetap memperlihatkan kepeduliannya melalui program penyantunan anak.

Ke-16 perempuan tersebut a.l. Liony Sagita (Pimpinan PT Multielok Cosmetic); Rebecca Tumewu (presenter/artis); Tiara Josodirdjo (pemilik Tiara Josodirdjo & Associates); Susiani Margono (pemilik Bandung Inti Graha Group); Dewi Julia Pramitarini (MakesHouse of Plataran & Dosen Universitas Indonesia) dan Megajati Widjaja dari Dharmala Manulife.

Menurut Emilia, pihaknya sebagai lembaga kemanusiaan yang peduli anak, terus berupaya memikirkan strategi membantu anak-anak yang saat ini masih banyak hidup dalam kemiskinan. Melalui sosok ke-16 perempuan inspiratif ini, diharapkan dapat memotivasi lebih banyak orang lagi agar tergerak menolong sesama yang membutuhkan.

"Sudah lama saya ingin melakukan kegiatan kemanusiaan untuk membantu anak-anak Indonesia," ungkap Rebecca Tumewu yang akrab disapa Becky, salah seorang Hope Ambassador.

Emilia menuturkan para Hope Ambassador ini akan bekerja bersama Wahana Visi Indonesia mencari dan memberikan data calon penyantun anak agar semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu memiliki akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan hak-hak dasar anak lainnya. "Diharapkan melalui program ini pada 2010, sebanyak 10.000 anak Indonesia dapat tersantuni oleh masyarakat," ujarnya seperti dikutip dari rilis yang dikirim WVI hari ini.

Emilia menambahkan saat ini Wahana Visi Indonesia menyantuni dan mendampingi anak-anak di 40 lokasi program pengembangan kesejahteraan masyarakat, yang tersebar di 9 provinsi. Yaitu Nanggro Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Maluku, NTT, Papua, Jawa Timur, dan DKI Jakarta.

Bisnis Indonesia

This article also published in Indonesia Headline, Steel Indonesia and Harian Jogja.

Indonesia Headlines

Steel Indonesia

Harian Jogja




Condition of Use | Disclaimer
Wahana Visi Indonesia is a Christian humanitarian organization working to create lasting change in the lives of children, families and communities living in poverty. Wahana Visi is a partner of humanitarian organization World Vision Indonesia and implements most of World Vision's programs. Inspired by our Christian values, Wahana Visi is dedicated to working with the most vulnerable people. Wahana Visi serves all people regardless of religion, race, ethnicity or gender.
Registered in the Ministry of Justice and Human Rights No. AHU-AH.01.08-542
Act No. 27 Dated March 31, 2008
© Wahana Visi Indonesia. All rights reserved.
Best viewed with Mozilla Firefox 3.5
Facebook Fan PageFollow UsRSS